Pendidikan masyarakat adalah suatu gagasan berupa konsep
penelitian dan penerapan pengembangan di masyarakat, sebagai fungsi untuk
membimbing dan meningkatkan pola pikir masyarakat terhadap semua perkembangan
dunia yang sedang terjadi saat ini.
Dulu, ada sebuah program pemerintah yang banyak diikuti oleh
masyarakat karena programnya yang menyenangkan dan bisa memeberikan pendidikan
secara gratis kepada mereka, yang disebut Kelompencapir atau Kelompok Pendengar
Pembaca dan Pirsawan.
Karena dulu media pendidikan untuk masyarakat hanya ada satu
stasiun televisi saja, maka hampir semua golongan masyarakat menengah ke bawah
sering menyaksikan acara di tv. Program ini termasuk dalam satu program
pendidikan masyarakat.
Pendidikan masyarakat ini dalam kegiatannya membahas
mengenai berbagai macam isu yang hadir di masyarakat. Mereka yang tergabung
dalam progrm ini akan berdiskusi, berbagai pengalaman membaca buku ataupun
sekedar membicarakan isu hangat yang sedang banyak dibicarakan di masyarakat.
Tentunya semua hal yang mereka bicarakan itu bermanfaat dan bukan sekedar gosip
saja.
Manfaat bagi masyarakat golongan menengah ke bawah adalah
mereka menjadi semakin tinggi tingkat kesadarannya akan berbagai macam hal
penting yang terjadi di masyarakat kita. Pola pikirnya menjadi berubah dan
semakin terbuka dengan berbagai perubahan dunia. Dengan arti lain, wawasan
mereka semakin luas dengan adanya program ini.
Semua kegiatan yang dijadwalkan dalam pendidikan masyarakat
ini disesuaikan dengan kemampuan ekonomi mereka. Ada yang bertanam sayuran dan
bumbu dapur, ada yang beternak ikan, ayam, ataupun kambing.
Kegiatan keterampilan khusus untuk wanita seperti menjahit,
berkreasi dengan barang bekas, hingga membuat menu sederhana namun bisa penuhi
gizi dengan menggunakan bahan masakan yang berasal dari halaman belakang
mereka. Tidak diperlukan banyak biaya untuk melaksanakan program ini dan
semuanya itu penuh manfaat bagi kehidupan mereka.
Pendidikan masyarakat ketika itu mempunyai nilai yang cukup
tinggi. Mereka lebih memiliki tenggang rasa dengan warga yang masih kekurangan.
Mereka saling menolong tanpa rasa iri. Begitu juga dengan kegiatan seputar
olahraga dan PKK. semua kegiatan itu bersifat positif dan menjadi ajang
pembinaan yang efektif.
Ada sekolah khusus untuk para orang tua yang buta huruf,
mereka sangat menikmati program ini dan berusaha untuk membuka wawasan
pikirannya yang lebih luas lagi sehingga kesenjangan dengan mereka yang
mengenyam pendidikan di sekolah semakin kecil. Pendidikan masyarakat yang
memberikan banyak manfaat dan keguanaan bagi kehidupan masyarakat kelas bawah.







0 komentar:
Posting Komentar